Entri Populer

Senin, 30 Maret 2015

[uji Coba] Persis Solo Gagal Kalahkan Mitra Kukar


persis solo

Ambisi pelatih Persis Solo, Aris Budi Sulistyo untuk membawa anak asuhnya mempecundangi Mitra Kukar gagal terwujud usai Persis Solo harus mengakui keunggulan tim tamu dengan skor 2-3, Senin (30/3) sore di Stadion Manahan.
Sadar dengan kualitas tim lawan yang di atas Persis Solo, Aris Budi memainkan strategi yang tepat dengan menumpuk pemain di lini tengah, alhasil Persis Solo berhasil mencuri gol di menit ke-14 melalui tendangan Ferryanto. Umpan Dedy cahyo tidak disia-siakan oleh penyerang berambut gondrong tersebut. Namun keunggulan Persis hanya bertahan selama 15 menit usai pemain Mitra Kukar, Roy Donovan mampu memanfaatkan kesalahan penjaga gawang Persis Solo, Joohan Setiawan menjadi gol penyeimbang.
Usai menciptakan gol penyeimbang, Mitra Kukar terus mencoba bermain lebih menyerang, namun permainan apik para pemain Persis Solo membuat tim Naga Mekes gagal menambah gol hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama.
Di babak kedua, Mitra Kukar langsung tancap gas. Gol Diego Michels di menit ke-50 membuat tim tamu unggul. Tendangan pemain naturalisasi asal Belanda tersebut gagal dibendung Johan Setiawan.
Para pemain Mitra Kukar kembali bersorak usai Fajar Handika mampu menjebol gawang Johan Setiawan di menit ke-70. Skor pun berubah menjadi 1-3 untuk keunggulan tim tamu.
Terhenyak oleh gol ke-3 Mitra Kukar tersebut, Aris Budi langsung memasukkan pemain baru guna menambah daya gedor timnya, diantaranya adalah Agung Budi dan Chandra Waskito. Usaha itupun berhasil usai Andrid Wibawa berhasil mencetak gol di menit ke-86.
Namun, gol dari andrid Wibawa tersebut hanya menjadi gol terakhir di pertandingan tersebut dan Persis Solo harus mengakui ketangguhan tim Mitra Kukar dengan skor 2-3.

[Uji Coba] Adu Kuat Laskar Sambernyawa Dengan Naga Mekes


persis solo
Menilik materi pemain, tentu kemampuan pemain Mitra Kukar jauh di atas para pemain Persis Solo. Namun jika menilik semangat bisa jadi Ferryanto dkk akan menyajikan perlawanan sengit saat kedua tim bertemu di Stadion Manahan, Senin (30/3) sore.
Ya, semangat para pemain Persis Solo nampaknya akan berlipat usai PT Persis Solo Saestu (PT PSS) memberikan kepastian perihal kontrak pemain. Permainan loyo yang terlihat di beberapa pertandingan sebelumnya diprediksi akan hilang karena perasaan lega yang sudah menghinggapi para pemain.
Menghadapi Mitra Kukar, tiga pemain dipastikan absen, mereka adalah Abdi Gusti, Bayu Nugroho serta Agung Prasetya. Namun absennya ketiga pemain pilar tersebut tidak membuat pelatih Persis Solo, Aris Budi Sulistyo merendah. Dirinya tetap menargetkan kemenangan atas kontestan Indonesia Super League (ISL) tersebut.
“Beberapa pemain cedera, kami akan melakukan rotasi pemain. Targetnya meraih kemenangan meski ini hanya laga uji coba,”ujar Aris Budi.
Sementara di kubu lawan, pelatih Scott Cooper membawa seluruh pemain terbaiknya ke Solo, termasuk pemain asal Solo, Anindito Erminarno yang dulunya merupakan pemain binaan Persis Solo.
Dalam laga ini, panitia pelaksana (panpel) pertandingan menurunkan harga tiket masuk. Tribun timur yang biasanya dipatok Rp 20 ribu kini diturunkan menjadi Rp. 15 ribu. Pun demikian dengan tribun utara dan selatan yang kini harga tiketnya hanya dijual menjadi Rp. 10 ribu. Sementara untuk tribun VIP dijual dengan harga Rp 25 ribu.

[Galeri Foto] Dukung Timnas U-23, Pasoepati Serbu Gelora Bung Karno


    IMG_20150329_204918
Pasoepati terus memberikan
dukungan dengan meneriakan yel-yel serta nyanyian untuk Timnas U-23 kala melakoni laga menghadapi Brunei Darussalam, MInggu (29/3) sore di Stadion Gelora Bung Karno.
Dukungan suporter militan asal Solo tersebut tidak sia-sia, Timnas U-23 berhasil mengalahkan lawannya dengan skor 2 – 0 dan masih menjaga peluang lolos dari penyisihan grup.
Gus Tony, salah seorang koordinator suporter Pasoepati menjelaskan, dukungan Pasoepati untuk timnas akan terus diberikan meski PSSI dirasanya belum menunjukkan perbaikan yang berarti.
“Kita datang untuk Timnas Indonesia. Rombongan Pasoepati kali ini mayoritas didominasi dari Pasoepati Jakarta, Karawang, Tangerang, Bekasi serta rekan-rekan yang datang dari luar daerah,”jelas Gus Tony.
Berikut foto-foto yang berhasil direkam oleh Pasoepati Bekasi:
IMG_20150329_204936
IMG_20150329_204950
IMG_20150329_205010


















Pemain Persis Solo Segera Diikat Dengan kontrak



PT Persis Solo Saestu (PT PSS-red) yang menjadi pengelola Persis Solo akan segera merampungkan proses perekrutan pemain dengan sebuah tanda tangan kontrak.
Menurut Direktur Keuangan PT PSS, Wahyu Haryanto, proses tanda tangan kontrak akan segera dirampungkan hingga akhir bulan Maret.
“Tadi pagi saya menemani pemain latihan dI Lapangan Kartopuran, saya jelaskan kepada mereka bahwa kontrak akan segera rampung maksimal akhir bulan Maret ini,”ujar Wahyu, minggu (29/3) sore.
Lebih lanjut, Wahyu mengaku para pemain harus segera mendapatkan kepastian setelah mengikuti proses seleksi serta latihan yang cukup lama.
“Mereka sudah cukup lama bergabung dalam proses pembentukan tim ini, jadi harus segera dikontrak,”lanjutnya.
Sebelumnya, para pemain Persis Solo sempat ogah-ogahan mengikuti sesi latihan karena ingin statusnya di Persis solo segera menemui kejelasan.

Persis Solo Kembali Masuk Grup Jawa Tengah


pasoepati1923
Laskar Sambernyawa kembali akan bertemu klub-klub asal jawa tengah dalam Kompetisi Divisi Utama musim 2015, setidaknya begitulah hasil manager meeting yang digelar PT Liga Indonesia, Sabtu (28/3) sore di Jakarta.
Menghuni grup 3, Persis Solo kembali akan bertemu dengan rival kuat seperti PSIS Semarang, Persijap Jepara , Persip Pekalongan dan klub asal jawa tengah lainnya guna memperebutkan 2 tiket lolos penyisihan grup.
Kompetisi Divisi Utama musim ini akan dihelat pada 26 April mendatang dan hanya 2 tim yang akan mendapatkan jatah promosi ke Kompetisi Indonesia Super League.
Berikut klub yang menghuni grup 3 kompetisi divisI Utama 2015:
  1. PSIS Semarang
  2. Persijap Jepara
  3. PSIR Rembang
  4. Persipur Purwodadi
  5. PPSM Magelang
  6. Persibas Banyumas
  7. Persis Solo
  8. Persip Pekalongan
  9. Persibat Batang
  10. Persibangga Purbalingga

Sabtu, 28 Maret 2015

PT PSS, Harus Mampu Menjadi Pembeda Bagi Persis Solo


persis solo
Persis Solo mencatatkan sejarah baru setelah mengumumkan badan hukum yang akan menaungi klub kebanggaan masyarakat Surakarta tersebut dalam Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, Kamis (26/3/2015) siang di Balai Persis Solo.
Adalah PT Persis Solo Saestu (PT PSS), badan hukum resmi yang kini mempunyai tanggung jawab untuk mengelola Persis Solo agar mampu menjadi klub profesional yang mandiri secara keuangan dan mampu meraih prestasi di kancah sepakbola nasional.
Tantangan besar berada di pundak para jajaran direksi PT PSS, semakin mepetnya kick off Kompetisi Divisi Utama tentu membuat pengurus harus segera melakukan terobosan guna memperoleh dana dari sponsor dan tidak hanya mengandalkan pemasukan dari tiket pertandingan kandang.
Dalam susunan direksinya, PT PSS didominasi oleh sejumlah tokoh dari Asosiasi Sepakbola Cabang Solo (ASCAB) diantaranya Heru Buwono, Paulus Haryoto serta Totok Supriyanto serta sejumlah tokoh HIPMI Solo.
Pasoepati melalui Wakil Presiden, Ginda Ferrachtriawan mengapresiasi terbentuknya PT PSS. Ginda mengaku senang karena dengan terbentuknya badan hukum yang menaungi Persis Solo, masalah gaji pemain semakin jelas karena sudah jelas dinaungi secara hukum.
“Saya senang akhirnya PT bisa terbentuk, tentu gaji pemain Persis Solo sekarang lebih jelas karena sudah jelas juga siapa yang bertanggung jawab,”terang Ginda.
Namun dirinya berharap PT PSS tidaklah hanya sebagai formalitas namun mau bekerja secara profesional untuk membuat Persis Solo lebih berprestasi, profesional dan tidak bermasalah lagi dengan kasus gaji pemain.
“Sebagian besar pengurusnya dari ASCAB Solo, tentu akan menjadi pertanyaan apakah mereka juga siap allout waktu dan tenaga untuk Persis Solo mengingat mereka juga punya kesibukan lain selain di Persis Solo?,”lanjutnya.
Di sisi lain, hadirnya PT PSS sebenarnya menjadi langkah maju bagi Persis Solo untuk membuat sejarah baru pengelolaan klub. Jika sebelumnya Persis Solo adalah klub yang sering bermasalah dengan gaji pemain, PT PSS harus mampu menjadi pembeda dan mampu menjawab keinginan masyarakat Solo yang sudah jenuh dengan permasalahan di klub berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut.
Harapannya, PT PSS nantinya tidak menutup diri dari masukan atau kritikan dari suporter/masyarakat Solo untuk bersama-sama memajukan Persis Solo yang di musim kompetisi sebelumnya pernah memakai uang rakyat (APBD-red) semasa pemerintah masih mengijinkan APBD untuk sepakbola profesional.
Jajaran Komisaris PT Persis Solo Saestu
Presiden Komisaris: Heru Buwono
Komisaris: Hari Susanto
Jajaran Direksi
Presiden Direktur: Paulus Haryoto
Direktur Bisnis: Her Suprabu
Direktur Keuangan: Wahyu Haryanto
Direktur Promosi: Nando Mahendra
Direktur Olahraga/Teknik: Totok Supriyanto

Rabu, 25 Maret 2015

Wali Kota Solo Dukung Pembentukan PT Persis Solo



    persis solo
Kabar pembentukan badan hukum yang akan menaungi Persis Solo selama mengikuti Kompetisi DivisI Utama rupanya mendapat perhatian dari eks Ketua Umum Persis Solo, FX Hadi Rudyatmo.
Ya, FX Rudy yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo ini menuturkan, apabila ingin meraih prestasi maka Persis Solo harus membentuk sebuah badan usaha. Dirinya pun menyambut baik apabila badan usaha (PT) segera terealisasi dalam waktu dekat ini.
“Klub sepakbola perlu sebuah badan hukum agar terus berkembang dari sisi prestasi maupun bisnis,’ujar FX Rudy.
Dirinya berharap semua pihak untuk segera bahu membahu memajukan Persis Solo andai persoalan pembentukan badan hukum sudah selesai.
“Setelah adanya badan hukum, mari bahu membahu memajukan Persis Solo,”harap FX Rudy
.Seperti diketahui, buntut dari belum adanya badan hukum serta kejelasan manajemen di Persis Solo, Pasoepati melakukan aksi boikot dan memilih berada di luar stadion manahan saat Persis Solo melakoni laga uji coba. Praktis Stadion Manahan terlihat kosong dan hanya beberapa sudut stadion saja yang terisi.
Dalam tuntutannya, Pasoepati mendesak pengurus Persis Solo segera merealisasikan janjinya untuk mengelola Persis Solo lebih baik lagi, dan pembentukan PT termasuk salah satu cara agar sponsor mau merapat ke Persis Solo.
Aksi boikot Pasoepati nampaknya membuat pengurus Persis Solo segera merealisasikan badan hukum Persis Solo yang kabarnya akan dilaunching, Kamis (26/3) siang di Balai Persis Solo.

[Statistik] Menilik Kekuatan Baru Persis Solo




persis solo 2015
Persis Solo akhirnya merasakan kembali manisnya sebuah kemenangan di laga kandang. Melawan PPSM Magelang (22/3) di Stadion Manahan, tim asuhan Aris Budi Sulistyo unggul dengan skor 3-0. Hasil yang pantas karena sepanjang pertandingan Persis Solo begitu menguasai laga. Andrid Wibawa menjadi bintang pada game kemenangan ini dengan sumbangan 1 gol dan 1 assist.
Berbeda dengan laga uji coba sebelumnya, kelebihan Persis tahun ini yakni seluruh lini mampu terorganisir dengan baik. Salah satu masalah musim lalu yang terbiasa memulai serangan dari lini tengah rupanya tidak ditemui, paling tidak di pertandingan ini. Lini belakang Persis menyumbang 30 jumlah operan Persis dalam pertandingan kemarin. Pasangan center-back, Gusripen dan Roy mampu dimaksimalkan perannya dalam memulai serangan.
Khususnya Gusripen, pemain ini kerap pula melepaskan umpan langsung ke daerah sepertiga PPSM melewati gelandang Persis Solo, dimana saat itu, Anggo dan Andika mendapat pressing dari gelandang PPSM. Gusripen mencatatkan 24 passing sukses dan 3 longball sukses, hal yang jarang dilakukan bek Persis sebelumnya. Dalam bertahan, pemain kelahiran Kampar Riau ini juga mengoleksi 10 sapuan, dan 5 intersep. Disiplin.
Peran Gusripen itu jelas menjadi solusi atas strategi PPSM yang berupaya menumpuk pemain di tengah agar Persis tak mampu mengembangkan permainan. Sekali lagi Ia pantas mendapat kredit dari perannya kemarin sore.
Sektor full-back yang diisi oleh Hendri Aprilianto dan Qoiron Sandy pun juga kerap bahu-membahu membangun serangan. Di pertandingan ini, Sandy mantan kapten Persik U-21 ini mencatatkan 2 kali umpan silang sukses. Karena aksinya yang mobile, Ia dilanggar sebanyak 4 kali. Sementara Hendri begitu leluasa maju sampai pertahanan PPSM. Pemain jangkung ini hampir saja mencetak gol andai saja sundulannya tak dimentahakan kiper Magelang. Sebuah key-pass juga ia ciptakan di babak pertama.
Utak-atik posisi pemain masih dicoba oleh pelatih Aris Budi. Pemain yang paling sering diganti posisinya adalah Ferryanto. Di awal pertandingan, pemain yang biasa bermain sebagai target-man ini dioperasikan sebagai sayap kanan, sebentar kemudian berganti posisi dengan Andrid di sayap kiri. Setelah Andika ditarik mundur ke belakang, Ferry dimajukan jadi second-striker dibelakang Indra Gunawan. Baru setelah Indra Gunawan ditarik keluar untuk diganti Abdi Gusti, kapten Persis ini kembali diposisikan sebagai striker. Hal yang sama juga dialami Dedi yang memang sudah sering berpindah posisi dari gelandang tengah menjadi winger. Sedangkan Andika Nampak begitu leluasa kala bermain dibelakang striker, Ia mencatatkan 1 tembakan ke gawang.
Pada menit ke 14, suatu kericuhan di mulut gawang PPSM membuat kiper kesulitan melihat bola yang di bawa Dedi. Dedi lantas melepaskan bola yang diarahkan ke tiang jauh, sebelum bola sampai meluncur ke gawang, Ferryanto sukses membelokan bola dan akhirnya peluang itu berbuah gol untuk Persis.
Duel seru sempat tersaji diawal babak di lini tengah. Disitu ada Anggo Julian di kubu Persis, melawan imam Sahid Albana yang juga merangkap kapten PPSM. Imam didukung pemain gaek Nova Zaenal sempat beberapa kali membuat peluang, 2 kali Ia tercatat bahkan mengancam gawang Johan lewat tendangan jarak jauh. Hal itu terjadi kala Anggo masih berpasangan dengan Dedi di tengah. Setelah dedi digeser ke sayap untuk diganti posisinya oleh Andika, Persis berbalik kuasai lini tengah.
Ini adalah kali kedua bagi Anggo Julian bermain untuk Persis Solo, sejak yang pertama minggu lalu kala melawan Sriwijaya FC. Namun Ia sudah membuktikan diri bahwa mantan pemain PSS Sleman ini bisa diandalkan dan sanggup menjadi jendral di lini tengah Persis. Ia menjadi pemain persis yang melakukan operan terbanyak dengan 34 kali usaha yang sukses. Ia juga rajin berduel dengan lini tengah PPSM, dengan koleksi 1 kartu kuning dari 5 kali pelanggaran. Masuknya Abdi Gusti jadi tak begitu kentara perannya karena sejak menit awal Anggo sudah dipercaya untuk mengkomandoi area tengah. Abdi yang bermain pada babak kedua ini hanya melakukan 13 passing saja. Peran Abdi Gusti kali ini sangat timpang dibanding perannya ketika Anggo belum masuk, ketika melawan Persiba Bantul ia bahkan melakukan 51 kali passing dalam pertandingan itu.
Ainudin yang masuk di pertengahan babak kedua langsung nyetel dengan Andrid, Agung Budi. Kombinasi pemain muda ini membuat serangan Persis nampak lebih hidup. Pada akhir babak kedua, tepatnya memasuki 2 menit tambahan waktu, Andrid dengan akselerasinya sukses mencetak 1 gol dan satu menit berselang Ia juga memberikan assistensi kepada Ainudin Devira. 2 gol yang membuat Persis mengukuhkan keunggulan menjadi 3-0 atas tamu asal Magelang.

[Galeri Foto] Uji Coba: Persis Solo vs PPSM Magelang



    IMG_3077
PPSM Magelang gagal menorehkan catatan manis kala meladeni tuan rumah Persis Solo dalam laga uji coba yang dihelat pada Minggu (22/3) sore di Stadion Manahan. Skor 3 – 0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang usai kedua tim melakoni laga selama 90 menit.
Gelandang anyar Persis Solo, Andika membuka skor di awal babak pertama dan bertahan hingga laga 45 menit pertama berakhir. Sementara Andrid dan Ainudin sukses menceploskan masing-masing satu gol ke gawang tim tamu dan mengakhiri rentetan hasil kurang memuaskan Persis Solo selama melakoni masa persiapan menjelang Kompetisi Divisi Utama 2015.
Berikut moment menarik yang berhasil direkam melalui lensa fotografer, Muh Heri Kiswanto:
Copy Right @MuhHeriKiswanto

Spanduk Protes Menagih PT Bertebaran di Solo




Terus menagih janji pengurus untuk merealisasikan Persis Solo yang profesional nampaknya membuat Pasoepati tidak hilang semangat. Selain menolak masuk ke Stadion saat Persis Solo beruji coba di Stadion Manahan, salah satu hal yang terus didengungkan oleh suporter adalah pembentukan badan hukum, Perseroan Terbatas (PT-red) yang akan menaungi Persis Solo berlaga di kompetidi Divisi Utama Liga Indonesia.
Bentuk dari ungkapan protes tersebut disuarakan oleh Pasoepati melalui pemasangan spanduk di sejumlah titik di Kota Solo. Bermodalkan kain putih yang disemprot cat, Pasoepati menuntut komitmen pengurus untuk mengelola Persis Solo lebih baik lagi ke depannya.
Kabarnya, pengurus Persis Solo akan memperkenalkan PT ke masyarakat Solo, Kamis (26/3) siang di Balai Persis Solo, sekaligus merilis jersey yang akan dikenakan selama musim kompetisi Divisi Utama Tahun 2015.
Berikut sejumlah spanduk yang dirangkum redaksi dari sejumlah akun twiter Pasoepati.
CAr3SaaVIAATPLm.jpg large
CAsmQOUUUAIck9S.jpg large