SOLO — Pelatih Persis Solo, Aris Budi Sulistyo, bakal memanfaatkan rotasi pemain untuk menyiasati kurang maksimalnya stamina fisik anak-anak didiknya dalam laga uji coba kontra PSIS Semarang di Stadion Manahan, Solo, Minggu (13/2/2015) sore.
“Stamina tentu belum maksimal kalau harus bermain selama 90 menit. Tapi ini justru menjadi ujian bagi para pemain. Mereka harus bisa mengatur tempo bermain dan bahu membahu membangun serangan supaya tidak kehabisan tenaga,” urai mantan arsitek Persik Kediri itu saat dijumpai wartawan seusai memimpin latihan di lapangan kompleks Lanud Adi Soemarmo, Jumat (12/2) sore.
Aris telah menurunkan porsi latihan fisik skuat asuhannya selama dua hari terakhir untuk mematangkan strategi melawan PSIS. Para penggawa Laskar Sambernyawa bakal kembali digembleng program latihan fisik intensif pada Senin (16/2), sebelum melawat ke markas Laskar Mahesa Jenar akhir pekan depan.
“Ini uji coba pertama kami, jadi jangan sampai kalah. Apalagi, kami bermain di depan publik sendiri. Tapi perlu diingat, kami sedang menjalani latihan berat selama 10 hari, jadi kelenturan fisik pemain belum terbentuk. Mereka belum bisa enjoy, tapi saya tekankan untuk tidak grogi di laga besok,” ulas Aris.
Dalam uji coba perdana kontra tim selevel kali ini, Persis akan kedatangan seorang gelandang jebolan klub Indonesia Super League (ISL). Aris berharap pemain anyar itu bisa menjadi jendral lapangan tengah andal untuk timnya. Sebab, Laskar Sambernyawa membutuhkan seorang playmaker yang mampu mengatur tempo permainan.
“Awalnya memang akan mendatangkan tiga mantan pemain ISL, tapi baru satu yang bisa bergabung di uji coba Minggu nanti. Dua pemain lainnya kemungkinan baru bisa datang pekan depan,” urai dia.
Sementara itu, bek kiri anyar Persis, Muhammad Afif, tampaknya tidak bisa tampil dalam laga uji coba kontra PSIS. Eks pemain Perseba Balikpapan itu mengeluhkan cedera lutut karena bertabrakan dengan pemain Solo Football Academy (SFA) dalam laga persahabatan, Rabu (11/2).
“Afif katanya sakit. Dia juga minta izin pulang ke Lamongan karena mau menikah, tapi setelah itu dia minta diberi kelonggaran lagi. Ya silakan kalau memang mau ikut seleksi sampai akhir,” tandas Aris.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar